Keseruan “No Backpack Day” Di Pekan SAS SD Alam Citra Insani Lamongan

Photo of author

Riris

Di SD Alam Citra Insani Lamongan, terdapat kegiatan seru yang diadakan selama pekan SAS (Sumatif Akhir Semester), yaitu “No Backpack Day” atau hari tanpa menggunakan tas sekolah seperti biasanya. Pada momen penuh keceriaan ini, para siswa tampak sangat antusias membawa perlengkapan sekolah mereka dengan berbagai barang unik sebagai pengganti tas, mulai dari troli belanja, keranjang, kotak sepatu, hingga barang-barang rumah tangga lainnya yang tidak biasa digunakan untuk membawa peralatan sekolah.

Menurut salah satu fasilitator di SD Alam Citra Insani Lamongan, Mr. Alwi wali kelas SD 5, kegiatan No Backpack Day menjadi cara bagi sekolah untuk menghadirkan tantangan yang dapat merangsang kreativitas siswa selama proses pembelajaran. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk berani mencoba hal baru dan memilih tantangan. Mereka dapat mengeksplorasi ide kreatif serta menunjukkan inovasi mereka saat menentukan benda unik yang akan digunakan untuk membawa perlengkapan sekolah,” ujarnya.

Fasilitator lainnya, miss Eva selaku wali kelas SD 2, menambahkan bahwa No Backpack Day juga bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir kreatif dan mengubah cara pandang mereka bahwa tantangan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan. “Dengan kegiatan ini, siswa dilatih untuk merencanakan dengan baik, bekerja sama dengan orang tua, dan menyelesaikan tantangan dengan penuh semangat. Mereka belajar memikirkan solusi out of the box dalam suasana yang menyenangkan,” jelasnya. Dari pengalaman seru ini, No Backpack Day menjadi gambaran bagaimana siswa SD Alam Citra Insani Lamongan belajar menghadapi tantangan sehari-hari secara kreatif, strategis, efektif, dan kolaboratif. Kegiatan ini juga sejalan dengan pendekatan pembelajaran sekolah yang mendorong siswa untuk berani memilih dan menghadapi tantangan sebagai bagian dari proses belajar.

Selain itu, kegiatan No Backpack Day juga menjadi pengingat bagi para siswa untuk lebih peduli kepada teman-teman di luar sana yang mungkin tidak mampu membeli tas sekolah. Dengan membawa perlengkapan tanpa tas seperti biasanya, anak-anak bisa merasakan sedikit dari apa yang dialami sebagian teman sebaya mereka. Dari pengalaman sederhana ini, siswa diajak untuk lebih bersyukur, saling menghargai, dan menumbuhkan rasa empati serta keinginan untuk membantu sesama.

Leave a Comment